Menuliskan apa yang ada di pikiranmu ya hak mu, mengapa tidak.
Tulisan ini terinspirasi dari dosen gua yang ngajar pas hari jum'at lalu.
Sebelumnya gua udah pernah nulisin kenapa gua masuk jurusan pertanian dan mungkin ada beberapa opini-opini juga yang terdapat di dalam tulisan tersebut. Kalo kalian berminat untuk membacanya bisa scroll postingan 2tahun lalu.
No farm, no food, no life.
quote yang dalem maknanya.
kata dosen gua jum'at lalu, quote tersebut merupakan kalimat motivasi buat anak bangsa yang khususnya masuk jurusan pertanian biar gak berkecil hati alias minder dengan jurusan pertanian.Quote tersebut bukan bermaksud untuk menyombongkan diri tetapi lebih tepatnya untuk lebih percaya diri.
Terdapat berbagai presepsi mengenai jurusan pertanian tersebut. Mulai dari negatifnya maupun positifnya. Tapi tidak dipungkiri mayoritas banyak orang yang berpresepsi negatif mengenai jurusan pertanian itu sendiri. Katanya kotor-kotoran, gak keren, begini lah begitulah. Maka dari itu maksud dari tulisan ini bermaksud untuk memotivasi, meluruskan khususnya diri gua sendiri agar lebih terbuka mindsetnya mengenai pertanian itu sendiri saat membaca lagi tulisan ini.
Indonesia sendiri merupakan wilayah yang memiliki sumber daya yang melimpah sehingga tidak dipungkiri pertanian menjadi sektor yang utama sekaligus pilar perekonomian bangsa Indonesia.
Dari situ saja dapat dilihat pertanian memegang peran yang penting bagi Indonesia. Yakali lulusan pertanian remah remah rempeyek dilihat sebelah mata? dari potensinya aja pertanian masih dan akan terus memegang peran yang penting bagi Indonesia dan gak ada matinya. Lulusan pertanian entar kerjanya apa? jadi petani? kalo jurusan kedokteran kan jadi dokter, jurusan ekonomi jadi ekonom, jurusan FKIP jadi guru dan lain-lain. Pertanian? Bisa jadi Presiden, bisa jadi menteri, rektor, dekan, dosen, bisa kerja di dinas pertanian, bank, pengusaha menciptakan lapangan pekerjaan sehingga memperkecil angka penggangguran. Intinya jangan panik jangan takut duluan. Yang belum kenal pasti belum tau apa dan bagaimana jurusan pertanian itu sendiri makanya banyak pandangan kolot di masyarakat mengenai jurusan pertanian. Miris rasanya melihat orang-orang dengan mudahnya men-judge masa depan seseorang hanya dengan melihat apa yang diyakini dan dilihatnya saat ini.
Awalnya juga sempet tidak percaya diri masuk jurusan pertanian setelah seiring berjalannya waktu kepercayaan diri itu dan mengubah paradigma gua mengenai jurusan pertanian. Tugas kita sekarang sebagai anak bangsa mengoptimalkan apa yang sudah ada agar bangsa ini dapat mandiri dan tidak bergantung pada bangsa lain. Apapun ilmu yang kita pelajari pasti mempunyai manfaatnya masing-masing di masa depan kelak don't be afraid.
Selamat malam, dari saya.
Mahasiswi jurusan pertanian semester 4.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar